Perawatan dan Penggunaan Inkubator Jamur

Pengetahuan Teknis 2026-06-03 10:44:08
Inkubator jamur adalah perangkat suhu konstan yang dirancang khusus untuk budidaya dan deteksi jamur (seperti kapang dan ragi). Dengan mengontrol suhu dan kelembapan tinggi secara tepat, inkubator ini menyediakan lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan jamur dan banyak digunakan di bidang makanan, farmasi, kosmetik, dan pemantauan lingkungan untuk pengujian batas mikroba, subkultur strain, dan isolasi serta kultur jamur.

1. Colokkan ke stopkontak dan tekan sakelar daya. Layar akan menyala, menunjukkan suhu dan kelembapan aktual di dalam inkubator.

2. Jangan gunakan asam, alkali, atau zat korosif lainnya untuk membersihkan permukaan. Bagian dalam ruang dapat dilap kering dengan kain kering secara berkala.

3. Pengaturan Suhu: Tekan tombol pengaturan suhu pada inkubator jamur. Layar digital akan menunjukkan nilai yang telah diatur. Putar potensiometer pengatur suhu ke nilai suhu yang diinginkan, lepaskan tombol, dan tampilan digital akan menunjukkan suhu aktual di dalam inkubator. Jika suhu aktual di dalam inkubator lebih rendah dari suhu yang ditetapkan, lampu indikator pemanas akan menyala, dan pemanas akan mulai memanaskan. Jika suhu aktual lebih tinggi dari suhu yang ditetapkan, lampu indikator pendingin akan menyala, dan sistem pendingin akan mulai mendinginkan. Jika kedua lampu indikator pemanas dan pendingin mati, inkubator berada dalam kondisi suhu konstan.

4. Jika sterilisasi tidak diperlukan di dalam inkubator, sakelar sterilisasi pada panel harus diatur ke posisi "mati".

5. Setelah suhu inkubator jamur diatur, jangan memutar kenop pengatur suhu bolak-balik berulang kali untuk menghindari seringnya kompresor menyala, yang dapat menyebabkan kelebihan beban kompresor dan memengaruhi masa pakai kompresor.

6. Mesin ini memiliki dua kotak sekering di bagian belakang: 2A untuk sekering beban pendingin dan pemanas, dan 8A untuk sekering daya kontrol. Jika mesin mengalami kerusakan, seperti kegagalan kontrol suhu, tidak ada pemanasan, atau tidak ada pendinginan, cabut catu daya, periksa sekring untuk memastikan kondisinya baik, lalu periksa bagian yang sesuai.

7. Penyesuaian kelembapan: Tekan tombol pengaturan kelembapan; tampilan digital akan menunjukkan nilai yang telah diatur. Putar potensiometer pengaturan kelembapan ke nilai kelembapan yang diinginkan, lepaskan tombol, dan tampilan digital akan menunjukkan kelembapan aktual di dalam inkubator cetakan. 8. Ketika kelembapan aktual di dalam ruang inkubasi lebih rendah dari kelembapan yang telah diatur, pelembap akan melembapkan ruang tersebut, dan lampu indikator pelembapan akan menyala. Ketika kelembapan aktual di dalam ruang inkubasi lebih tinggi dari kelembapan yang telah diatur, pelembap akan berhenti bekerja, dan lampu indikator pelembapan akan mati.

8. Saat digunakan pada suhu rendah, secara teratur kosongkan air dari baki tetesan di bagian bawah inkubator cetakan.

9. Jika pelembap mengalami kerusakan, silakan hubungi pusat perbaikan terdekat yang tercantum dalam buku petunjuk.

10. Jika sensor kelembapan di inkubator jamur tetap dalam kondisi kelembapan tinggi untuk jangka waktu yang lama, kondensasi akan terbentuk, menyebabkan nilai kelembapan yang ditampilkan tetap tinggi. Untuk pembacaan kelembapan yang akurat, matikan pelembap, buka pintu inkubator, dan biarkan sensor kelembapan mengering di suhu ruangan sebelum digunakan kembali.

11. Pemasangan pelembap untuk inkubator jamur: Colokkan kabel daya pelembap ke soket listrik di bagian belakang instrumen. Kemudian sambungkan selang pelembap ke pelembap, pastikan sambungannya rapat. Selalu tambahkan air ke tangki air pelembap sesuai dengan petunjuk dalam buku panduan. 

12. Saat inkubator jamur tidak digunakan, cabut steker listrik.

13. Jika inkubator jamur tidak digunakan dalam jangka waktu lama, harap kosongkan air dari dalam kotak.

Tags Inkubator jamur inkubator anaerobik inkubator cahaya