Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan Pengocok Suhu Konstan Horizontal

Pengetahuan Teknis 2026-07-09 09:50:55
Pengocok suhu konstan horizontal adalah perangkat laboratorium yang mengintegrasikan kultur suhu konstan dan osilasi horizontal, memungkinkan kontrol suhu yang tepat dan menyediakan pertukaran oksigen yang seragam. Alat ini terutama digunakan untuk kultur osilasi suhu konstan mikroorganisme, sel, dan jaringan tumbuhan dan hewan, dan banyak digunakan dalam bioteknologi, penelitian dan pengembangan farmasi, dan fermentasi makanan, menjadikannya salah satu peralatan inti di laboratorium biologi.

I. Prosedur Operasi Standar untuk Pengocok Suhu Konstan Horizontal

1. Penempatan Peralatan dan Persyaratan Lingkungan

Tempatkan pengocok di atas meja kerja yang rata dan kokoh, jauh dari kelembapan, sumber getaran, dan gas yang sangat korosif. Pastikan ada ruang minimal 10 cm di belakang peralatan untuk pembuangan panas, dan lingkungan sekitarnya kering, berventilasi baik, dan terlindung dari sinar matahari langsung.

2. Catu Daya dan Pemeriksaan Keamanan

Sebelum mencolokkan daya, periksa apakah tegangan memenuhi persyaratan peralatan (biasanya 220V) dan pastikan kabel pembumian terhubung dengan benar. Jangan pernah memindahkan atau menyentuh komponen internal saat peralatan sedang beroperasi untuk mencegah sengatan listrik atau cedera mekanis.

3. Pemuatan dan Penyeimbangan Sampel: Pilih wadah yang sesuai (labu, tabung reaksi, dll.) sesuai dengan persyaratan eksperimen, pastikan wadah tersebut utuh dan tidak kelebihan muatan. Saat memuat, distribusikan sampel secara merata dengan pusat geometris meja getar sebagai titik simetris untuk menghindari pemuatan yang tidak merata yang dapat menyebabkan getaran abnormal. Jika sampel tidak mencukupi, isi ruang kosong secara simetris dengan wadah yang berisi volume larutan yang sama.

4. Pengaturan Parameter dan Pengoperasian:

Pengaturan Timer: Atur waktu sesuai dengan skala permukaan. Untuk pengoperasian jangka panjang, timer harus diatur ke "Tidak Pernah Aktif".

5. Kontrol Suhu:

Atur sakelar kontrol ke posisi "Atur" dan sesuaikan kenop ke suhu target (harus lebih tinggi dari suhu sekitar).

Beralihlah ke posisi "Ukur" untuk memantau suhu ruang secara real-time. Pemanasan akan berhenti secara otomatis ketika nilai yang ditetapkan tercapai (lampu indikator hijau akan menyala), dan akan secara otomatis memulai kembali pemanasan ketika suhu turun.

6. Kontrol Osilasi:

Nyalakan sakelar osilasi dan atur kenop kecepatan secara perlahan ke frekuensi yang diinginkan (kecepatan sedang disarankan dalam rentang yang disarankan untuk memperpanjang umur pakai). Untuk model fungsi ganda, mode osilasi (misalnya, bolak-balik, rotasi) perlu diatur sebelumnya. 7. Mematikan dan Membersihkan

Saat mematikan, pertama-tama putar kenop kontrol kecepatan dan kenop kontrol suhu ke rendah, matikan semua sakelar kontrol, dan akhirnya putuskan sambungan daya. Bersihkan permukaan bagian dalam dan luar peralatan. Hindari penggunaan pengencer kimia asam atau basa atau bensin untuk mencegah korosi.

II. Metode dan Siklus Perawatan untuk Pengocok Suhu Konstan Horizontal

1. Perawatan Harian

Pembersihan: Bersihkan ruang dan pelat penjepit setelah setiap penggunaan untuk mencegah residu reagen menyebabkan korosi pada peralatan.

Pencegahan Debu: Bersihkan filter debu secara teratur untuk mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan panas berlebih dan mati mesin.

Pelumasan: Tambahkan pelumas secukupnya setiap 3 bulan untuk menjaga agar komponen transmisi berjalan lancar.

2. Inspeksi Rutin (Setiap 3 Bulan)

Periksa motor dan komponen kontrol untuk tetesan air atau kotoran, dan bersihkan kipas aksial dari debu.

Kencangkan sekering, komponen kontrol, dan semua sekrup untuk mencegah kelonggaran dan kerusakan.

Uji kabel ground untuk memastikan fungsinya yang benar guna menghindari risiko kebocoran.

3. Perawatan Saat Tidak Aktif Jangka Panjang

Jalankan mesin selama 5-8 jam per bulan untuk menghilangkan kelembapan yang diserap oleh komponen listrik.

Saat beroperasi dalam mode "pendinginan" untuk jangka waktu yang lama, lakukan proses pemanasan dan pengeringan setiap 15 hari: atur suhu ke 40℃, buka pintu, dan jalankan selama ≥4 jam untuk mengeluarkan kelembapan.

4. Pemecahan Masalah

Jika ditemukan labu pecah, segera hentikan mesin dan bersihkan semua kotoran dan cairan untuk mencegah korosi pada ruang atau korsleting.

Suara motor yang tidak normal, kerusakan sistem pemanas, dll., memerlukan perbaikan profesional; pembongkaran tanpa izin dilarang keras.

III. Tindakan Pencegahan Utama untuk Pengocok Suhu Konstan Horizontal

1. Keselamatan Utama

Anak-anak dilarang keras mendekati peralatan. Pelatihan keselamatan diperlukan sebelum pengoperasian.

Daya harus dimatikan sebelum mengganti sekering untuk mencegah sengatan listrik.

2. Keseimbangan dan Stabilitas

Pastikan distribusi sampel simetris saat memuat untuk menghindari getaran berlebihan atau kerusakan poros karena pemuatan yang tidak merata.

Memindahkan peralatan selama pengoperasian dilarang keras untuk mencegah kerusakan pada struktur mekanis.

3. Pengendalian Lingkungan

Jaga kebersihan area pengoperasian untuk mencegah penumpukan kotoran yang dapat memengaruhi pembuangan panas.

Kelembaban relatif harus dikontrol di bawah 85% untuk mencegah komponen listrik menjadi lembap.

4. Kalibrasi Parameter

Kalibrasi sistem kontrol suhu konstan sebelum setiap percobaan untuk memastikan akurasi suhu. Peralatan baru atau peralatan yang telah lama tidak digunakan harus diuji ulang kinerjanya dan hanya boleh digunakan setelah dipastikan berfungsi dengan benar.

Tags Pengocok laboratorium pengocok suhu konstan horizontal pengocok kultur sel